13.01
Seni Potong Kertas Merah
Selembar kertas merah membawa potret melalui ruang negatif yang saling terhubung.
CAT.13Rangkuman kategori
Potret yang dibentuk ulang melalui benang, kertas, tanah liat, kaca, dan logam.
18 gaya
13.01
Selembar kertas merah membawa potret melalui ruang negatif yang saling terhubung.
13.02
Garis timbal menahan cahaya bak permata dalam sosok manusia yang khidmat.
13.03
Arah tusuk membentuk wajah sehelai demi sehelai.
13.04
Tessera mungil membentuk potret khidmat dari pecahan warna.
13.05
Sapuan kobalt mengikuti lengkung vas menuju keanggunan yang tenang.
13.06
Garis lipatan dan bidang tertekuk mereduksi sosok menjadi geometri kertas.
13.07
Serat hangat dan faset pahat memberi keheningan bobot yang dapat dirasakan.
13.08
Serat berbulu membulatkan potret menjadi teman kecil buatan tangan.
13.09
Logam gelap dan patina hijau menahan figur anggun yang tak lekang waktu.
13.10
Kawat emas menyekat enamel bak permata menjadi potret penuh ornamen.
13.11
Batu tembus cahaya, inklusi berkabut, dan bidang terpoles menyimpan keanggunan tenang.
13.12
Butiran padat, bidang kerukan, dan tepi runtuh merayakan kefanaan.
13.13
Lipatan, tab, dan engsel kertas mengangkat potret dari halaman.
13.14
Lubang pahat titik dan bekas pahat gigi menyingkap figur di dalam batu padat.
13.15
Kedalaman terkompresi mengubah satu bidang batu menjadi kemiripan yang menangkap cahaya.
13.16
Tessera timbul memperlihatkan sisi samping dan menciptakan hamparan bayangan pahatan.
13.17
Warna cair, gelembung terperangkap, dan cahaya kaustik membentuk figur bercahaya.
13.18
Bingkai bawang dan delima menertibkan kobalt menjadi ornamen formal.